“Sampel makanan kita ambil dari segala jenis makanan, dan juga sampel muntahan sudah dibawa ke Labkesda untuk untuk dipastikan apa penyebab keracunannya. Karena indikasi jelas karena keracunan makanan. Statusnya hingga saat ini ada sebanyak 80 orang korban rawat jalan. Observasi sementara di Pustu Warnasari 3 orang, sebagian ada yg sudah pulang timgggal satu orang di Pustu Warnasari,” paparnya.
Salah seorang sumber warga yang dihubungi wartawan mengungkap puluhan warga itu awalnya mengeluh gejala keracunan selepas Ashar. Mereka diketahui habis mengikuti acara hajatan di wilayah Kampung Sindanghayu.
“Mereka menghadiri acara yang sama di Kampung Sindanghayu. Satu persatu kemudian mereka berobat ke Pustu terdekat, upaya penanganan sudah dilakukan aparat Puskesmas dan pihak kecamatan, termasuk evakuasi korban ke pusat pengobatan terdekat,” ungkap sumber tersebut.






