PT SCG Makan Korban

SUKABUMI– Kegiatan produksi PT Siam Cemem Group (SCG) di Jalan Pelabuhan II, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh memakan korban. Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi dari sumber terpercaya mengatakan, salah satu karyawan outsourcing mengalami kecelakaan kerja hingga badanya melepuh di bebera bagian tubuh.

Korban tersebut diketahui bernama Musatafa. Ia mengalami kecelakaan kerja setelah ruang batu bara yang berada di perusahaan tersebut, meledak pada Kamis, (14/9) sekira pukul 04.00 WIB dini hari. Percikan api dan material batu bara tersbut, kemdian menyembur ke badan korban.

Bacaan Lainnya

Korban yang bekerja sebagai Unloading Batu Bara itu mengalami luka bakar cukup parah di sekujur tubuhnya. Sehingga, korban terpaksa dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

“Informasinya, waktu itu korban membuka pintu mesin. Sementara, keadaan sedang produksi. Jadi ketika dibuka, apinya menyembur dan mengenai korban,” ujar salah satu sumber yang namanya enggan dikorankan.

Musatafa karyawan outsourcing PT SCG yang mengalami kecelakaan kerja mendapat perawatan

Sementara itu, Humas RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Phicco, membenarkan bahwa pada Kamis (14/9) sekira pukul 06.00 WIB ada pasien datang ke rumah sakit tersebut dengan kondisi mengkhawatirkan. Dimana, di sekujur tubuhnya terdapat luka bakar cukup parah.

“Memang pagi tadi ada seorang pasien laki-laki datang kesini (Rumah Sakit) untuk mendapatkan perawatan intensif dari petugas medis. Hanya saja, saya tidak mengetahui dia itu kecelakaan dari mana atau kenapa. Yang pasti, dia mengalami luka bakar cukup serius,” jelas Phicco kepada Radar Sukabumi.

Saat ini, sambung Phicco, korban tengah di rawat di Ruang Burning Centre RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. “Maaf Pak, saya belum bisa mengetahui identitasnya. Insya Allah besok akan saya kabarin lagi yah,” singkatnya.

Dari hasil pengamatan wartawan Radar Sukabumi di RSUD R Syamsudin SH, di Ruang Burning Centre terdapat sejumlah teman kerjanya yang tengah menjenguk dan berjaga di pintu masuk ruang perawatan korban.

“Memang benar, Mustafa ini kecelakaan tadi pagi waktu ia tengah bekerja (di PT SCG). Ia mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuhnya. Namun, luka yang paling parahnya terdapat di bagian kepala dan muka,” ucap salah seorang lelaki yang sedang berkumpul di pintu masuk Ruang Burning Centre. Namun, ia tidak mau menyebutkan namanya.

Sementara itu, Operasional Support Manager CSR PT. Semen Jawa (SCG), Bambang Wiyono enggan memberikan stetmen apapun perihal insident yang terjadi di perushaan tempatnya bekerjanya.

“Maaf pak, saya tidak bisa memberikan pernyataan apapun karena saya tidak diberikan wewenang untuk memberikan stetmen kepada media. Karena ini bukan ranah saya. Silahkan saja hubungi Director PT SCG yang baru,” ucapnya.

Terpisah, Kapolsek Gunungguruh, Iptu Yudi Wahyudi membenarkan adanya perisitiwa kecelakaan kerja yang mengakibatkan salah satu karyawan outsourcing PT SCG memakan luka bakar.

“Saat ini kami akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencari saksi-saksi perihal peristiwa tersebut. Yang pasti, akan kami dalami apakah peristiwa tersebut akibat kelalaian atau karena murni dari musibah,” singkatnya. (cr13/e)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *