Bangunan rumah milik Kakek Ujun ini, sengaja dirobohkan. Lantaran, selain kondisinya sudah tidak layak ditempati, juga akan mendapatkan bantuan berupa hebel dari warga setempat. Namun, setelah dirobohkan ia menilai bantuan hebel dari warga tersebut, tidak akan mencukupi.
“Iya, memang serba salah. Karena kalau tidak dirobohkan takut menimpa keluarga Kakek Ujun. Sekarang mereka tinggal di rumah anaknya,” imbuhnya.
Pihaknya menambahkan, keluarga Kakek Ujun ini merupakan keluarga tidak mampu. Ia juga mengaku sebagai ketua RT di kampung tersebut, sudah berulang kali mengajukan bantuan kepada pemerintah setempat soal kondisi bangunan rumah Kakek Ujun. Namun, sampai saat ini belum mendapatkan respon yang jelas.
“Kemarin-kemarin sempat datang kensini dari petugas desa untuk mengambil foto rumah Kakek Ujun. Tetapi, tidai tahu kapan bantuannya datang,” pungkasnya. (den/d)






