Kejari Kota Sukabumi Bakar Barang Bukti Narkoba Bernilai Fantastis

Kejari Kota Sukabumi bersama Forkopimda melaksanakan pemusnahan barang bukti
PEMUSNAHAN BB: Kejari Kota Sukabumi bersama Forkopimda melaksanakan pemusnahan barang bukti yang diselenggarakan di Halaman Kejari Kota Sukabumi, Selasa (20/9).(foto : bambang)

SUKABUMI — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi bersama Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) memusnahkan barang bukti narkoba dengan cara dibakar, Selasa (20/9).

Pembakaran yang digelar di halaman Kejari Kota Sukabumi memusnahkan barang bukti 4,074 gram sabu-sabu, 199 gram ganja dan 10.398 butir obat-obatan terlarang berbagai merek.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Kejari juga memusnahkan barang bukti lainnya seperti 4 bilah senjata tajam, 15 unit handphone, serta 29 timbangan digital. Barang bukti tersebut merupakan hasil penanganan perkara sepanjang 21 Juni sampai 19 September 2022.

Kajari Kota Sukabumi, Setiyowati menjelaskan, barang bukti yang saat ini dari jumlah total 53 perkara yang ditangani. Rinciannya, 35 narkotika, 14 UU Kesehatan, 1 Pencurian dan 3 UU Darurat.

“Semua barang bukti yang dimusnahkan saat ini sudah memiliki hukum tetap atau inkhracht,” kata Setiyowati kepada Radar Sukabumi, Selasa (20/9).

Lanjut Setiyowati, jumlah barang bukti yang dimusnahkan ini terlihat perkara penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang masih cukup dominan. Fenomena ini, terjadi bukan hanya di Kota Sukabumi, namun hampir di seluruh Indonesia khususnya untuk peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

“Salah satu upaya yang dilakukan Kejari adalah dengan menjatuhkan hukuman berat,” ujarnya.

Sebagai aparat penegak hukum, sambung Setiyowati, Kejari melakukan pemusnahan ini agar tidak terjadi penumpukan barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap, karena ini cukup berisiko.

“Jalur perdagangan kita itu kan tembus semua wilayah. Untuk perkara sabu, kami selalu kasih hukuman berat, terutama residivis bisa ditambah tiga perempat hukumannya,” bebernya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin menambahkan, perkara peredaran dan penyalahgunaan narkotika cukup menyorot perhatian. Adapun, upaya pencegahan menyelamatkan generasi muda agar tak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.