BERITA UTAMA

Prediksi Timnas Indonesia vs Australia, Bawa Kemenangan, Setidaknya Imbang!

×

Prediksi Timnas Indonesia vs Australia, Bawa Kemenangan, Setidaknya Imbang!

Sebarkan artikel ini
Timnas Indonesia memiliki komposisi pemain yang lebih muda dengan rata-rata usia 25,5 tahun. Bahkan terdapat 10 nama yang memiliki usia dari 20 sampai 23 tahun
Timnas Indonesia memiliki komposisi pemain yang lebih muda dengan rata-rata usia 25,5 tahun. Bahkan terdapat 10 nama yang memiliki usia dari 20 sampai 23 tahun

Kendati tak menjadi pilihan utama, pemain kelahiran Kediri itu tampil produktif dengan mencetak tujuh gol. Koleksi golnya ini membuat dia menjadi top skor kedua dari pemain lokal di Liga 1. Posisi pertama yang menempati daftar pencetak gol adalah rekan setimnya yang juga dipanggil timnas, Egy Maulana Vikri dengan 11 gol.

Bank bjb Tandamata

Soal menjadi debutan, Septian tak sendiri. Bersama dirinya, ada empat pemain anyar Garuda yang siap mencatatkan caps pertama untuk Garuda. Empat nama itu adalah Ole Romeny (Oxford United), Dean James (Go Ahead Eagles), Joey Pelupessy (Lommel), dan Emil Audero (Palermo).

Sementara itu, pelatih Australia Tony Popovic memanggil empat nama baru dalam 26 skuadnya menghadapi Indonesia. Empat pemain baru itu adalah Nectarios Triantis (Hibernian FC), Kai Trewin (Melbourne City), Alex Grant (Sydney FC), dan Ryan Teague (Melbourne City).

Selain memanggil empat nama itu, Popovic juga kembali memanggil pemain-pemain Australia yang lama tak membela negaranya. Mereka adalah Jason Davidson, Adam Taggart, Marco Tilio, Daniel Arzani, Fran Karacic, dan Tom Glover. Karacic dan Davidson sendiri kembali untuk pertama kalinya sejak 2022.

Semua ini dilakukan Popovic setelah pemain-pemain pentingnya, termasuk Harry Souttar, Alessandro Circati, dan Jordan Bos, tak dapat memperkuat tim karena masalah kebugaran.

Teka-teki formasi pertama apa yang digunakan Kluivert melawan Australia sampai saat ini menjadi misteri. Dalam perkenalan resminya di Jakarta pada Januari lalu, Kluivert mengatakan dirinya menyukai formasi 4-3-3, yang artinya akan berbeda dengan selera pelatih sebelumnya yang menggunakan pakem formasi tiga bek tengah 3-5-2 atau 3-4-3.

Namun, jika melihat waktu persiapan yang sedikit, tampaknya akan sulit bagi Kluivert untuk melakukan banyak perubahan di tim Garuda. Jika bersumber pada pemilihan pemain yang tak ada perubahan signifikan, maka kemungkinan hal yang sama juga terjadi di formasi yang diturunkan.

Apabila menggunakan formasi tiga bek tengah, maka mantan asisten Louis van Gaal di timnas Belanda itu bisa menggunakan formasi 3-4-1-2. Formasi ini diterapkan Alex Pastoor sebelum rehat dari dunia kepelatihan, dalam laga-laga terakhirnya bersama Almere City.

Dalam formasi ini, Kluivert bisa memasang Maarten Paes yang chemistry-nya dengan pemain-pemain lain sudah terjalin, kendati kalah pamor dari Emil Audero yang kenyang pengalaman bersama klub-klub besar di Italia.

Tiga posisi bek tengah tampaknya akan menjadi milik Jay Idzes, Mees Hilgers, dan Rizky Ridho. Dua bek sayap yang berperan mobile dalam menyerang dan bertahan akan dipercayakan kepada Kevin Diks di kanan dan Calvin Verdonk di kiri.

Untuk pemain tengah, posisi ini dapat Kluivert percayakan kepada Thom Haye yang rutin bermain untuk Almere City dan Joey Pelupessy yang sudah delapan kali tampil untuk Lommel SK di kasta kedua Belgia musim ini.

Marselino Ferdinan yang mencetak dua gol kemenangan melawan Arab Saudi bisa dimainkan Kluivert dengan peran free role. Kreativitas dan kepercayaan diri Marselino setiap kali bermain dapat menjadi penyokong dua striker Indonesia yang bisa ditugaskan kepada dua pemain baru, Ole Romeny dan Septian Bagaskara.

“Melakukan perubahan besar saat ini hampir mustahil. Namun tentu saja ada beberapa hal yang tidak akan saya ungkap di sini. Akan ada perubahan, tetapi itu tetap rahasia tim,” kata Kluivert.