BERITA UTAMA

Potret Tim SAR Gabungan Evakuasi 71 Nelayan yang Terjebak di Tegalbuleud

×

Potret Tim SAR Gabungan Evakuasi 71 Nelayan yang Terjebak di Tegalbuleud

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI : Suasana personel tim Sar Gabungan melalui Basarnas saat proses evakuasi. (FOTO : ist)
EVAKUASI : Suasana personel tim Sar Gabungan melalui Basarnas saat proses evakuasi. (FOTO : ist)

SUKABUMITim SAR gabungan yang dipimpin oleh Basarnas terus berupaya melakukan evakuasi terhadap 71 nelayan yang terjebak di jembatan dermaga eks PT Sumber Baja Prima (SBP), Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Kamis, (17/10).

Hingga pukul 15.00 WIB, sebanyak 26 orang nelayan yang terjebak berhasil dievakuasi dan langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan di posko medis yang berlokasi di Satuan Radar 216 Cibalimbing, Kecamatan Surade. Proses evakuasi lainnya masih terus dilakukan dengan dukungan berbagai unsur.

Bank bjb Tandamata

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengungkapkan bahwa proses evakuasi sejauh ini sudah berjalan lancar dengan menggunakan helikopter Basarnas jenis Dauphin AS-356 N3+ dengan call sign HR-3604.

Menurutnya, Helikopter ini didatangkan dari Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan Lanud Atang Sanjaya Bogor, dan dikomandani oleh Mayor Pnb Nugroho Tri Widyanto, M.Han., serta dipiloti oleh Mayor Pnb Endrik dan Kapten Pnb Wira Setiadi.

Ditegaskan Desiana Helikopter Dauphin AS-356 N3+ yang digunakan memiliki kemampuan unggul dalam misi SAR. Dilengkapi dengan teknologi Flight Management System (FMS).

“Helikopter ini mampu mengatur rencana penerbangan secara efektif, termasuk jalur, kecepatan, dan waktu terbang. Dengan kecepatan maksimum 269 km/jam,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, kata Desiana lagi helikopter ini juga dapat mengangkut hingga 12 orang dan bertahan di udara selama 4,3 jam, sehingga menjadikannya sangat ideal untuk misi penyelamatan dengan kondisi medan yang sulit.

“Proses evakuasi diharapkan segera menyelamatkan seluruh nelayan yang masih terjebak, dengan upaya maksimal yang dilakukan oleh seluruh tim gabungan,” ucapnya. (ndi/d)