“Usulan dari desa sudah berembug dua desa, cuman disitu kami musyawarah pagu anggaran dua desa itu , cuman tahapan tahapan itu sudsh kami tempuh dan sedang diproses ini juga sudah masuk prioritas, sudah ke yayasan sehati dan lainnya kami usulkan cuman jawabannya antara bulan akhir Juli atau agustus,” imbuhnya.
Ditegaskan Ruslan, warga sekitar banyak yang nyebrang kurang lebih jumlah kepala keluarga sekitar 60, mereka yang sering menyebrang mayoritas petani, 30 sampai 40 orang perhari, termasuk anak sekolah mulai Paud, MD, SD, SMP, SMK.
“Usia jembatan ini sudah 50 tahunan, lama jembatan gantung ini awalnya bambu, kurang lebih 2017 ini dibangunnya sama perkim waktu itu,” paparnya.
“Paling warga kalau mau muter jalan itu jalur rutenya Pabuaran ke Cimapag lebih jauh, perbedaannya 3 km atau 2 KM dibanding jalan nyebrang jembatang gantung ini,” tandasnya. (ndi/d).






