Dia rela melewati jalur alternatif yang berbukit dan curam demi keluar dari kemacetan. “Walau jalannnya gelap, banyak jurang berbukit, tidak ada rumah yang bisa membantu penerangan jalan,” ungkapnya. Sementara itu, akun @fazriajjh02 memilih untuk keluar saat malam hari melewati jalan alternatif. Ia pun mampu menembus kemacetan dari Cisarua ke Simpang Gadog.
Meski kondisi Puncak mengalami macet total sejak Minggu (15/9), namun ternyata masih ada saja pelancong yang tetap ke Puncak, kemarin. Salah satunya Leo (40). Pelancong asal Jakarta itu mengaku bersama empat kerabatnya ingin pergi berlibur ke Mini Mania yang berada di daerah Puncak Bogor.
“Mumpung libur anak-anak, jadi ada momennya. Kkeluarga juga lagi pada ngumpul,” ucap Leo, Senin (16/9).
Namun hingga pukul 10.21 WIB, Leo bersama keluarga masih tertahan sebab terjebak sistem satu arah di Simpang Gadog. “Saya sudah tunggu dari jam 7 pagi tadi,” imbuhnya.
Meski begitu, Leo mengaku tetap rela macet macetan demi bisa berlibur ke Puncak. Dia pun harus rela menyewa jasa ojek untuk dipakai anaknya menerobos kemacetan Puncak. (cr2/cr1/all/rp1/cok/d)





