“Bukan hanya itu, akibatnya tidak sedikit warga atau pun karyawan pabrik yang cerai gegara minjam uang ke rentenir itu. Iya, karena mereka tidak izin terlebih dahulu pada suaminya,” bebernya.
Pihaknya mengatakan, memang cukup sulit memerangi rentenir dan bank emok yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cikembar tersebut. Karena persoalannya berada di individu warga masing-masing. Bila warga memahami persoalannya, ia meyakini warga tidak akan berani mendekati, apalagi berurusan dengan para rentenir.
“Jadi, persoalannya itu jika warga sudah minjam uang ke satu rentenir, mereka pasti akan pinjam lagi ke rentenir lainnya, karena untuk menutupi bunganya itu. Sebenarnya, persoalan ini sudah dibahas bersama forum Kecamatan Cikembar. Namun, tetap saja mereka masih tetap menjamur,” pungkasnya. (den/d)






