“Kami saat ini sedang menghimpun para pelanggan, karena memang jika kami tidak melakukan langkah tegas bisa saja gangguan terus-terusan terjadi. Gugatan akan disampaikan kepada Perumda AM TJM dan pengembang taman rekreasi,” bebernya.
Selain itu, Dadeng juga menyimpulkan Perumda AM TJM tidak serius terhadap kinerjanya. Faktanya, pihaknya menemukan beberapa titik kebocoran yang tidak diperbaiki. Padahal, setaunya Perumda AM TJM tidak sedikit mendapat suntikan dana yang cukup fantastis.
“Indikasi kita pengelola perusahaan ini tidak serius mengelola usaha karena perusahaan daerah menyalurkan air tidak gratis juga kepada masyarkat,” pungkasnya.
Sementara itu, hingga berita ini dikorankan pihak Perumda AM TJM tidak merespons upaya konfirmasi dari pewarta Radar Sukabumi. (upi/t)






