BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Perjuangan Siswa di Sukamaju, Dewan Desak Dinas Terkait Turun Tangan

×

Perjuangan Siswa di Sukamaju, Dewan Desak Dinas Terkait Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

“Hal seperti ini, harus segera dikomunikasikan dan segera dibuat perencanaan pembangunan daerah. Sehingga, secara bertahap persoalannya dapat diselesaikan,” imbuh Agus.

Sementara itu, Ketua RT 4/6, Kampung Pasir Kopo, Desa Wangunreja, Suanta (45) mengatakan, puluhan siswa dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA) Pasir Badak tersebut, berasal dari Kampung Pasir Kopo, RT 4/6, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung. Mereka terpaksa melintasi sungai Citalahab, karena jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju sekolah.

Bank bjb Tandamata

“Mereka pun hanya sekolah pada musim kemarau saja. Jadi ketika musim hujan tiba, para pelajar ini terpaksa meliburkan diri karena alasan keselamatan. Bahkan, jika saat belajar di ruang kelas, mereka akan segera dipulangkan oleh gurunya, jika cuacanya sedang mendung,” katanya.

Berita Terkait : Kadisdik: Kami Tak Bisa Berbuat Banyak

Ia menambahkan, akses jembatan untuk melintasi sungai Citalab ini, sangat di dambakan oleh warga dari dua desa yang ada di Kecamatan Nyalindung. “Warga disini selalu melintasi sungai tanpa jembatan. Mereka selalu melintasi sungai ini, untuk mengambil hasil pertaniannya. Seperti, padi, kayu, ubi dan lainnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui juga, sungai yang berada di perbatasan Desa Wangunreja dengan Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung ini, pernah memakan korban pasangan suami istri (pasutri) yakni Aah (60) dan kokom (50) tewas terbawa hanyut sekitar 2010 lalu. (cr13/d)