SUKABUMI – BPJS Kesehatan bersama Komisi IX DPR RI terus memperkuat literasi masyarakat mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (03/07). Kegiatan yang menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, tersebut juga menjadi ruang dialog bagi masyarakat untuk memperoleh informasi sekaligus menyampaikan berbagai masukan terkait penyelenggaraan Program JKN.
Plh. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Nora Duita Manurung menyampaikan dukungan dari Komisi IX DPR RI memiliki peran penting dalam memperluas pemahaman masyarakat sekaligus memastikan Program JKN dapat berjalan secara optimal.
“Komisi IX DPR RI memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung penyelenggaraan Program JKN. Melalui kegiatan sosialisasi seperti ini, masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar mengenai hak dan kewajibannya sebagai peserta, sekaligus menyampaikan berbagai masukan yang menjadi bahan evaluasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Nora.
Ia menjelaskan, sosialisasi Program JKN tidak hanya menjadi media penyampaian informasi, tetapi juga menjadi wadah komunikasi dua arah antara BPJS Kesehatan dan masyarakat. Nora mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai kanal layanan non tatap muka yang telah disediakan BPJS Kesehatan.
Menurutnya, transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan bertujuan memberikan kemudahan bagi peserta dalam mengakses layanan administrasi tanpa harus datang ke kantor cabang.
“Melalui Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat memanfaatkan berbagai layanan seperti antrean online, pengecekan status kepesertaan, perubahan fasilitas kesehatan tingkat pertama, dan masih banyak lagi fitur yang bermanfaat. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi kepesertaan secara mudah, cepat, dan praktis dari mana saja,” jelas Nora.
Ia berharap masyarakat semakin mengenal berbagai kanal layanan tersebut sehingga dapat menghemat waktu, memperoleh kepastian layanan, serta merasakan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan setara.
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin mengajak masyarakat untuk terus menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif agar manfaat pelayanan kesehatan dapat diperoleh kapan pun dibutuhkan.
Menurut Zainul, Program JKN dibangun dengan semangat gotong royong, di mana peserta yang sehat membantu peserta yang sedang sakit melalui pembayaran iuran sesuai ketentuan. Prinsip tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan program sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh perlindungan kesehatan secara berkelanjutan.
“Program JKN merupakan wujud nyata semangat gotong royong bangsa Indonesia. Ketika kita sehat, iuran yang dibayarkan akan membantu peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan. Sebaliknya, ketika kita membutuhkan pelayanan kesehatan, kita juga akan mendapatkan perlindungan dari program ini. Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kepesertaan JKN tetap aktif,” ujar Zainul.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah terus berkomitmen memperluas cakupan perlindungan kesehatan melalui Program JKN, salah satunya dengan memberikan bantuan pembayaran iuran bagi masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).
“Saat ini jumlah peserta PBI yang iurannya ditanggung pemerintah pusat telah mencapai sekitar 96,2 juta jiwa di Indonesia. Sementara di wilayah Sukabumi sendiri terdapat sekitar 420 ribu masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta PBI. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat, khususnya yang kurang mampu, tetap memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak,” jelasnya. (*)





