Para korban berharap, lanjut Bayu, ada perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah kabupaten Sukabumi untuk perbaikan rumah mereka, karena untuk memperbaiki sendiri masih belum mampu.
“Selaku ketua RT mohon mereka dibantu sebisa mungkin, apa saja, supaya mereka bisa kembali lagi ke rumah masing-masing, jangan sampai terlantar, kalau ngontrak kan mereka itu 500 sampai 600 ribu perbulan, tahu sendiri lah ekonomi sekarang, ditambah kenaikan BBM,” bebernya.
“Kalau masalah bansos itu dulu Alhamdulillah ada tiga kali, sembako ada, cuman untuk bantuan perbaikan rumah sampai sekarang gak ada,” tandasnya. (Cr2/d).






