BERITA UTAMAPemerintah Kota Sukabumi

Penyebaran Covid-19 Bisa Lewat Udara, Warga Wajib Pakai Masker

RADARSUKABUMI.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi menyarankan agar masyarakat dapat menghindari ruangan tertutup dengan sirkulasi udara yang terbatas.

Himbauan ini dikeluarakan pasca Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bukti-bukti penyebaran virus corona di udara atau airborne.

Diketahui, WHO resmi mengeluarkan pernyataan virus corona dapat bertahan lama di udara dalam ruang tertutup, dan ini dapat menyebar dari satu orang ke orang lain.

Hal ini disampaikan WHO dalam rilis resmi berisi 10 halaman yang dapat dibaca di sini. WHO awalnya meragukan bentuk penularan ini. Namun, semakin banyak bukti ilmiah dan anekdotal yang menunjukkan penularan Covid-19 melalui udara.

Diketahui, penularan virus corona terjadi melalui kontak langung seperti sekresi dari orang yang terinfeksi, misalnya air liur, melalui droplet atau percikan pernapasan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, berbicara, atau bernyanyi.

Kontak langsung adalah seseorang yang melakukan kontak fisik atau berada di 1 ruangan dalam jarak 1 meter dengan kasus PDP atau Positif Covid-19.

Selain itu, kontak tidak langsung yang melibatkan benda atau permukaan yang terkontaminasi juga kemungkinan dapat menularkan virus. Terbaru, WHO menyatakan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 bisa menular lewat udara atau airborne.

Dalam pernyataan resminya, WHO mendefinisikan penularan melalui udara sebagai penyebaran agen penular yang disebabkan oleh penyebaran aerosol yang melayang di udara dalam jarak dan waktu yang lama.

Untuk diketahui, droplet atau tetesan pernapasan berdiameter lebih dari 5-10 µm. Sedangkan inti tetesan atau aerosol berdiameter kurang dari 5µm. Aerosol adalah tetesan pernapasan yang sangat kecil sehingga dapat menempel di udara.

1 2Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button