BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Pengembangan Koperasi Diacuhkan

×

Pengembangan Koperasi Diacuhkan

Sebarkan artikel ini

BAYANGKARA– Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Sukabumi menilai keberpihakan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi terhadap perkembangan koperasi dinilai masih setengah-setengah.

Pasalnya, hingga kini Pemkot Sukabumi tidak memberikan dorongan anggaran kepada Dekopinda. Bahkan, ironisnya hanya Pemkot Sukabumilah yang tidak memberikan bantuan anggaran kepada Dekopinda di tingkat Jawa Barat.

Bank bjb Tandamata

Ketua Dekopinda Kota Sukabumi, Uung Setiawan menjelaskan, selama ini untuk menjalankan program kegiatan pemerdayaan dan pengembangan koperasi di Kota Sukabumi, pihaknya mengandalkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Padahal, menurutnya potensi koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Sukabumi cukup bagus. “Selama ini hanya mengandalkan Pemprov Jabar saja, di level Jabar hanya Kota Sukabumi yang tidak memberikan anggaran kepada Dekopinda,” jelasnya kepada Radar Sukabumi belum lama ini.

Persoalan itu, aku pria berparas plontos ini, cukup menganggu jalannya program Dekopinda Kota Sukabumi untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan koperasi. Walaupun begitu, pihaknya cukup berbangga karena tidak sedikit koperasi di Kota Sukabumi yang berkembang cukup baik.

“Secara keseluruhan kondisi koperasi di Kota Sukabumi cukup baik, walaupun tidak sedikit yang non aktif. Tentang bantuan anggaran, pastinya cukup menghambat, kami punya sistem, sumber daya manusia dan priogram. Tapi jika tidak didorong oleh anggaran itu hanya angan-angan saja,” ungkapnya.

Dalam amanat undang-undang, pemerintah dalam pemberdayaan koperasi poisinya sebagai pembina. Jadi, secara teknis hal itu ada pada Dekopinda. Namun faktanya, pemerintah dan Dekopinda terkesan masing-masing dalam melakukan pemberdayaan koperasi dan UKM.

“Saya akui, dukungan secara moralitas itu cukup baik dari pemerintah. Tapi, dari sisi anggaran kami hanya mendapat Rp 10 juta dalam satu tahun. Jika dibandingkan dengan daerah lain itu amat jauh,” keluhnya.

Maka dari itu, dirinya mengajak kepada Pemerintah Kota Sukabumi untuk sama-sama mendorong perkembangan koperasi maupun UKM. Karena dirinya meyakini, potensi koperasi dan UKM di Kota Sukabumi cukup bagus.

“Saya ajukan anggaran sudah dari dulu, tapi hingga kini belum ada tuh realisasinya. Padahal, jika kopersi dan UKM dapat sejajar dengan unit usaha lain itu bisa meningkatkan daya beli masyarakat dan tentunya pendapatan daerah,” pungkasnya.

 

(cr15/t)