“Untuk penyaluran bantuan alhamdulillah sejauh ini aman, lancar, kami dari jajaran forkompimcam dua kali menyalurkan bantuan kesana, kalau berbicara maksimal dan tidak maksimal masih dalam tahap tahap normal, dan hal wajar. Kendalanya dengan alat beratnya terbatas,” sambungnya.
Sementara itu, Bariah salah seorang warga mengaku terpaksa menempuh jalan kaki dari Kampung Ciporekat ke jalan raya untuk pergi ke pasar, hal itu dilakukannya karena akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
“Iya ini pulang dari pasar, jalan kaki aja mau bagaimana lagi, motor gak masuk, belum ada bantuan alat berat untuk evakuasi tanah longsorannya, kata petugas besok mulai dikerjakan, tapi gak tahu juga kapan?,” ujar Bariah.
“Mudah mudahan secepatnya material longsoran segera dievakuasi, soalnya kalau begini terus nanti bagaimana ke pasar, ini sudah satu pekan lebih, dari Kamis sampai sekarang,” tandasnya. (ndi/d)






