JAMPANGTENGAH – Suryaman (30), pemuda warga Cibinong, Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah yang nekad memotong alat kelaminnya sendiri hingga putus kini telah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak, Jum’at (2/12).
Pemuda yang diduga stres ini, dirawat di RSUD Sekarwangi Cibadak setelah ia dirujuk dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jampangtengah. “Suryaman ini telah memotong batang penisnya hingga terputus.
Karena telah mengeluarkan pendarahan hebat, maka korban dirujuk ke RSUD Sekarwangi pada Rabu (30/11) sore. Ya, karena sarana dan prasrana untuk pengobatan korban di Puskesmas tidak memadai, untuk itu korban dibawa keluarganya ke rumah sakit,” jelas Anggota Reskrim Polsek Jampang Tengah, Brigadir M. Sofyan yang juga sebagai Babinkamtibmas Desa Padabeunghar kepada Radar Sukabumi.
Berdasarkan pengakuan dari keluarga korban, Suryaman yang memiliki istri dan satu orang anak ini nekad melakukan pemotongan alat vitalnya karena ingin mengakhiri hidupnya. Ia diduga mengalami depresi mental dan tengah mendalami ilmu kebatinan.
“Katanya, korban ini sewaktu remajanya sempat melakuan upaya bunuh diri, tetapi berhasil diselamatkan. Nah, sekarang aksi nekadnya diulang kembali,” bebernya.
Miris, Pemuda Jampangtengah Potong Kelamin Hingga Putus
Sementara itu, Humas RSUD Sekarwangi Cibadak Ramdansyah mengatakan, korban datang ke RSUD Sekarwangi Cibadak pada Rabu (30/11) sore bersama keluarganya. Saat ini, korban tengah ditangani oleh dokter bedah untuk kesembuhan akibat terputusnya batang penisnya itu.
” Saya tidak bisa memastikan apakah batang kemaluan korban bisa tersambung kembali atau tidak. Kita harus koordinasi dulu dengan dokter yang menanganinya.
Kondisinya sekarang sudah mulai membaik. Hanya saja, korban belum bisa beradaptasi. Bahkan, kencing saja ia harus menggunakan kateter,” pungkasnya. (cr13/d)





