BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Pembangunan Jalan Dago Sukabumi Dimulai Senin

×

Pembangunan Jalan Dago Sukabumi Dimulai Senin

Sebarkan artikel ini
Kondisi Jalan Ir H Juanda atau yang dikenal dengan nama Dago yang akan dibangun pendestrian jalan.

Diberitakan sebelumnya, Kegiatan penataan jalur pedestrian Jalan Ir H Djuanda atau kawasan wisata Dago di Kota Sukabumi sempat mengalami tarik ulur. Di mana proses lelang kegiatan tersebut sempat gagal, lantaran ada berbabagi permasalahan yang terjadi pada proses lelang.

Bahkan gagalnya proses lelang ini sudah terjadi dua kali. Pertama gagalnya proses lelang itu terjadi sekitar bulan Oktober 2019 lalu. Dimana, ada salah satu peserta yang tidak menerima proses lelang yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi sekaligus Pengguna Anggaran (PA).

Bank bjb Tandamata

Hal itu lantaran terdapat keganjilan pada proses lelang, sehingga perserta lelang melayangkan sanggah banding dan secara otomatis kegiatan tidak bisa dilaksanakan.

Karena proses sanggah banding ini memakan waktu yang tidak sebentar serta dikhawatirkan bakal berdampak pada kegiatan pendestrian, sebab pengerjaan pembangunan tidak boleh melewati tahun.

Selain itu, gagalnya proses lelang kedua terjadi sekitar pertengah tahun 2020. Di mana, pihak Dishub Kota Sukabumi mengklaim, ada sebanyak enam perusahaan yang masuk pada proses lelang tidak memenuhi persyaratan kualifikasi.

Sehingga belum ada penetapan pemenang tender. Tidak membutuhkan waktu lama, lelang pedestrian Jalan Ir H Djuanda kembali muncul kepermukaan. Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Bina Marga pada Dishub Kota Sukabumi, Lutpi Alip.

Dikatakan dia, pihaknya sudah mengajukan lelang ulang dengan mempertimbangkan berbagai aspek pengerjaan. “Satu pengerjaan dibagi dua paket. Hal itu untuk mengefesiensikan waktu antara pekerjaan dan proses lelang. Pekerjaan sisi barat kurang lebih Rp1 Milar dan sisi timur Rp 1,5 miliar,” ujarnya.

Lutpi mengaku, dalam proses lelang kedua ini, syarat penyedia dengan klasifikasi usaha kecil, tidak seperti di lelang pertama, klasifikasinya menangah. “Kemarinkan, itu perusahaannya skala menengah, sekarang menjadi kecil, dan persyaratannya lebih sederhana,” kilahnya.

Untuk waktu pekerjaannya pun dirubah kata Lutfi menjadi 80 hari. Sehingga diperkirakan pekerjaan akan selesai di pertengahan Desember. “Dulu kan 120 hari, kini menjadi 80 hari setiap paket perkerjaan,” pungkasnya. (bal)