BERITA UTAMA

Pembacok Siswa SMP Diamankan

×

Pembacok Siswa SMP Diamankan

Sebarkan artikel ini

PALABUHANRATU, RADARSUKABUMI.com – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi akhirnya menangkap pelaku pembacokan siswa SMPN 3 Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu. Penyidik memastikan kasusnya akan berlanjut sampai pengadilan dan pelaku dijerat hukuman dua tahun enam bulan penjara.

Pelaku yang diamankan itu ialah AA (16). Ia diciduk di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, sekira pukul 21.00 WIB, Minggu (8/9) lalu. Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi, Bripka Agus Murtadho mengatakan, pelaku diamankan saat berada di rumah kenalan ayahnya. “Ya, pelaku sudah kita amankan dan proses hukum lanjut sampai pengadilan,” kata Yadi saat dihubungi Radar Sukabumi, kemarin (9/9).
Agus mengaku, Selasa pekan lalu ia sudah mulai melakukan penyelidikan. Ia pun berhasil mengantongi identitas pelaku yang merupakan warga Kampung Kalideres, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu. “Pelaku masih menjalani pemeriksaan,” ucapnya.

Bank bjb Tandamata

Akibat perbuatannya itu, pelaku yang masih duduk di bangku SMP ini terancam hukuman penjara 2,5 tahun. Namun demikian, sesuai dengan peraturan yang berlaku, ancaman di bawah tujuh tahun ini pihaknya harus melakukan upaya diversi. “Pasti, ini kan di bawah tujuh tahun. Kita lihat saja nanti seperti apa perkembangannya, namun yang jelas kami lanjut,” pungkasnya.

Seperti diketahui, AA menjadi buron polisi setelah membacok RW, pelajar SMP Negeri 3 Palabuhanratu. Akibatnya, RW mengalami luka sobek di punggung akibat sabetan benda tajam saat berada di Kampung Gunung Sumping, Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu, pada Senin (2/9) lalu. Insiden terjadi sekira pukul 13.00 WIB, saat RW bersama kedua temannya hendak mengisi bensin di sekitar Taman Kota Tenjoresmi, Jalan Pangsor, Kecamatan Palabuhanratu.

Tiba-tiba dari arah belakang, datang dua orang yang mengenakan seragam SMP mengendarai sepeda motor dan langsung membacok punggung korban dengan senjata tajam. “Berdasarkan keterangan saksi warga sekitar, pelaku ini sempat terjatuh. Warga sekitar lokasi sempat menghadang para pelaku, namun mereka berhasil kabur. Warga sekitar langsung menghampiri korban yang terjatuh di jalan dalam keadaan bersimbah darah, lalu membawanya ke RSUD Palabuhanratu,” ungkap Kapolsek Palabuhanratu, AKP Oki Eka Kartikayana.

Sementara, keterangan dari dua rekan korban yang saat itu dibonceng, korban dan dua rekan lainnya hendak pulang mengantarkan korban menggunakan sepeda motor yang dikemudikan oleh korban. Tiba di lokasi kejadian, RW dan dua rekannya hendak berputar arah berhenti sejenak. Pada saat itu, dua rekan korban turun dari sepeda motor yang ditumpanginya. “Saat korban hendak akan memutar arahkan sepeda motor, tanpa diketahui tiba-tiba datang dari arah belakang, pelaku langsung mengarahkan senjata tajam jenis golok tepat dibagian punggung sebanyak dua kali dan korban langsung terjatuh dari sepeda motor hingga tersungkur di pinggir jalan,” imbuhnya.

Dijelaskan Oki, para pelaku adalah mantan pelajar SMP di Palabuhanratu yang di Drop Out (DO). Bahkan saat melancarkan aksinya, para pelaku masih mengenakan almamater SMP tersebut. “Para korban mengaku mengenali para pelaku. Pada saat ini kasusnya dilimpahkan ke Reskrim Polres Sukabumi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

(bam/d)