“Maka dari itu, baiknya KDM dalam menjalankan programnya itu menggandeng stakeholder ahli, baik psikolog, pakar pendidikan, maupun ahli-ahli lainnya supaya yang mendapat pembinaan memiliki keahlian dan keterampilan sebagai bekal hidup selain menjadikan individu disiplin, selalu menghargai orang lain, serta menjadi pribadi-pribadi yang santun,” jelasnya.
Adanya pro dan kontra di kalangan masyarakat maupun elite politik, menurut Faisal, pasti akan selalu ada. Apalagi saat ini Jabar menjadi daerah tertinggi di Indonesia dalam transaksi judi online.
“Saya mendukung langkah Gubernur Dedi Mulyadi untuk membangun sumber daya manusia yang tangguh di Jabar, termasuk mengirim pecandu judi online ke barak militer,” pungkasnya. (adv)






