Ini merupakan salah satu solusi agar perkembangan anak bisa tepantau dengan baik. Selain itu juga, Disdik akan menghimbau kepada setiap guru di sekolah untuk menujuk satu guru yang bisa memperhatikan kelakuan dan gerak-gerik siswanya pada saat istirahat ataupun pada saat pulang.
“Tujuanya, guru ini melakukan patroli dan memantau prilaku siswa. Jadi intinya, jangan sampai menyekolahkan anaknya seperti ‘Ngalungkeun Kuya ka Leuwi’ (meleparkan kura-kura ke kolam. red) atau kata lain dianggap urusan siswa merupakan tanggungjawab Disdik saja. Padahal, mendidik bukan hanya tanggungjawab Disdik saja, tapi orang tua dan masyarakat juga berperan,” jelasnya.
(hnd/cr1/t)





