BERITA UTAMA

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 20 Maret, Takbiran Berbarengan Nyepi

×

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 20 Maret, Takbiran Berbarengan Nyepi

Sebarkan artikel ini
Sidang Isbat di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026), menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Posisi hilal di seluruh Indonesia masih berada di bawah ufuk, sehingga mustahil dirukyat.
Sidang Isbat di Hotel Borobudur

JAKARTA – Malam takbiran Idulfitri tahun ini, khususnya bagi warga Muhammadiyah, bertepatan dengan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada 19 Maret. Kesepakatan bersama tokoh lintas agama di Bali menetapkan bahwa aktivitas takbiran tetap dapat dilakukan, namun dengan sejumlah pembatasan.

Bank bjb Tandamata

Muhammadiyah telah menetapkan Idulfitri jatuh pada 20 Maret, sehingga takbiran dilaksanakan pada malam 19 Maret. Sementara itu, pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) pada 19 Maret.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmat, menjelaskan pembatasan takbiran di Bali, antara lain hanya boleh dilaksanakan pukul 18.00–21.00 Wita, tanpa penggunaan sound system luar, serta tidak diperkenankan menggelar takbir keliling. “Kegiatan takbiran hanya dilaksanakan di masjid atau musala dengan pengeras suara dalam,” ujarnya.