SUKABUMI – Deretan Mezzanin Gazebo yang dahulu menjadi salah satu daya tarik di kawasan Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, kini justru memunculkan keprihatinan.
Beberapa bangunan Gazebo yang dibangun untuk menunjang kenyamanan wisatawan itu tampak dibiarkan rusak dan tidak terawat, sehingga mengurangi keindahan salah satu destinasi wisata andalan di pesisir selatan Sukabumi yakni Pantai Karanghawu.
Dari pantauan di lokasi, nyaris seluruh banguna Maezzanin gazebo terlihat mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, hingga fasilitas penunjang lainnya. Cat yang memudar, rumput liar, serta beberapa bagian bangunan yang mulai kropos karena lapuk menjadi pemandangan yang kontras dengan pesona Pantai Karanghawu yang selama ini dikenal memiliki panorama laut yang memikat.
Kondisi tersebut pun menuai sorotan dari para pengunjung. Salah satunya Hendrik (43) mengaku berasal dari wilayah Bogor yang setiap liburan selalu berkungjung ke pantai Karangahwu menyayangkan fasilitas yang dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit itu justru terkesan terbengkalai dan tidak lagi berfungsi secara optimal.
“Sayang sekali. Dulu tempat ini sangat bagus untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan laut. Sekarang malah terlihat kumuh dan seperti tidak ada yang mengurus,” ujarnya. Selasa (16/6/2026).
Kekecewaan Hendrik bukan tanpa alasan. Ia menilai, keberadaan Mezzanin gazebo seharusnya menjadi wajah wisata Pantai Karanghawu selain ikon Karanghawu Beach. Namun yang terjadi saat ini justru sebaliknya, bangunan yang sebelumnya terlihat berdiri megah dari kejauhan itu hanya menyisakan kesan terbengkalai.
“Kondisinya sangat disayangkan. Kalau dibiarkan terus seperti ini, wisatawan bisa kehilangan minat untuk berkunjung. Padahal Karanghawu memiliki potensi besar untuk berkembang,” tambahnya.






