BERITA UTAMA

Meski Tak Memuaskan, Bupati Janjikan ‘Obat’ Buruh dengan Struktural Skala Upah 1-4 Persen

×

Meski Tak Memuaskan, Bupati Janjikan ‘Obat’ Buruh dengan Struktural Skala Upah 1-4 Persen

Sebarkan artikel ini
BERDIALOG : Bupati Sukabumi saat berdialog dengan Buruh dari SP TSK SPSI Sukabumi, saat memadati Jalur Lingkar Selatan Cibolang, tepatnya di depan Masjid Raudhatul Irfan pada Jumat (03/12).

Sementara upaya yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dalam menyikapi aspirasi para buruh tersebut, dirinya akan menyampaikan serta mengajak para pengusaha yang memang masih mampu untuk memberikan ruang tersebut. Sehingga bisa menjawab kesulitan-kesulitan buruh saat ini dengan upah yang mereka miliki.

Bank bjb Tandamata

“Jadi, ada struktur pengupahan yang bisa secara aturan dimungkinkan di luar upah minimum yang boleh bagi mereka yang sudah bekerja, tentunya di atas satu tahun. Kalau di bawah satu tahun kebawah, maka itu berbicara tentang UMK. Namun, bagi yang sudah bekerja satu tahun ke atas, maka berbicaranya tentang struktur upah. Untuk itu, nantinya serikat pekerja tersebut harus terus berkomunikasi langsung dengan pemilik perusahaan. Tetapi, kalau di serikat pekerja SPSI ini sudah berjalan. Hanya saja, mungkin perusahaan ini tinggal menyesuaikan, kalau betul mereka itu untung, kalau tidak untung tinggal disampaikan kepada masyarakat pekerjanya,” tandasnya.

Pihaknya juga menambahkan, soal aksi tuntutan kenaikan upah buruh untuk tahun 2022 yang direncanakan akan dipusatkan di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, tepatnya di ruas Jalan Raya Ahmad Yani, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Namun, telah dialihkan aksinya ke Jalur Lingkar Selatan Cibolang.

“Jadi para pengusaha diajak untuk bersama-sama mengkondusifkan baik usaha mereka maupun daerah kita. Bayangkan kalau kegiatan ini diselenggarakan di Pendopo Sukabumi. Jadi SPSI ini bukan di anaktirikan, namun untungnya mereka mau memberikan solusi, walaupun agak alot. Akhirnya pindah ke tempat ini dan semua aktivitas berjalan, tapi kalau di Pendopo Sukabumi pasti mati wilayah Kota Sukabumi. Iya, itu kasian. Padahal masyarkat pekerjanya itu merupakan orang Kabupaten Sukabumi. Makanya saya bersyukur demonya jadi di sini,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan Radar Sukabumi, sejumlah buruh dari berbagai pabrik di wilayah Sukalarang, Cikembar hingga Cicurug, telah berdatangan ke ruas Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan sekira pukul 09.00 WIB. Setiba di lokasi, petugas gabungan dari Polres Sukabumi Kota dan Polres Sukabumi, langsung sigap mengatur arus lalu lintas di jalur tersebut.

Massa telah menyuarakan tuntutannya, sekira pukul 12.30 WIB, tepatnya setelah melakukan sholat Jumat. Sontak, ruas Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan Cibolang, tertutup total oleh para pendemo hingga kurang lebih dua jam.