BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Mengenal Sejarah Bencana Besar di Sukabumi, Ini Yang Perlu Diwaspadai

×

Mengenal Sejarah Bencana Besar di Sukabumi, Ini Yang Perlu Diwaspadai

Sebarkan artikel ini
MEMBERSIHKAN : Salah seorang warga di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi saat membersihkan rumahnya yang terkena bencana banjir bandang

Orang yang bergerak di kebencanaan sejak tahun 80an ini, menjelaskan dalam menghadapi bencana tidak ada yang paling hebat, tetapi kesadaran dan kesiapan yang paling utama. Jika detik ini terjadi bencana, apakah kita sudah siap dan apa yang akan dilakukan.

Bank bjb Tandamata

“Berdasarkan penelitian, jika terjadi gempa dengan skla 6 Richter hanya beberapa persen saja rumah yang masih bisa berdiri, di jawa barat sendiri ada tiga sesar yang aktif dan diteliti mulai dari sesar lembang, cimandiri dan sesar baribis yang berada di Majalengka, Indramayu dan Cirebon, “terangnya.

Ketiga sesar itu sendiri dalam kondisi ulang tahun atau aktif dan bergerak sewaktu-waktu. Seperti sesar Lembang yang sudah masa dalam ulang tahunnya, karena waktunya sudah mencapai 170 sampai 670 tahun. Edukasi masyarakat siap untuk selamat adalah hal yang perlu kita lakukan. Minimal faham ketika gempa, letusan gunung dan tsunami terjadi harus bagaimana.

“Jawa Barat memiliki 7 Gunung Aktif, belum lagi 40 DAS Sungai yang bermasalah, maka sudah saatnya kita berlatih siap untuk selamat, “tukasnya. (hnd)