CITAMIANG – Dua pekerja bangunan yang sedang membangun menara Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Sukabumi yang berlokasi Jalan Cipanas II RT 04/05 Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang meninggal tertimpa menara yang roboh.
Informasi yang didapat Radar Sukabumi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11:30 WIB, tiga orang pekerja tengah mengerjakan pembangunan menara, secara tiba – tiba bangunan menara yang dalam tahap pembanguanan tersebut roboh dan ketiga pekerja bangunan tersebut terjatuh dari ketinggian sekitar 7 meter.
Material bangunan mengenai korban sehingga kedua korban mengalami luka berat dan di nyatakan meninggal dunia setelah di lakukan pemeriksaan oleh pihak RS Syamsyudin SH.
Adapun identitas korban meninggal dunia yakni, Dede Saputra (43) asal Kampung Pasirkadu Desa Kadununggal Kecmatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi dan Eek Sasmita (38) berasal dari Kampung Tegalaya Desa Cipanengah Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi. Sedangkan untuk korban luka yakni Oboy Karyadi (40) Kebonkai Desa Kadununggal kecamatan kalapanunggal Kabupaten Sukabumi.
Kartinah, salah satu warga sekitar mengaku hanya mendengar suara ambruknya menara gedung tersebut. Setelah melihat kelokasi kejadian, beberapa pekerja tertimpa material reruntuhan.
“Kurang jelas kejadian ambruk nya seperti apa, tiba-tiba saja ada suara ambruk dan pas saya liat para pekerja sudah tergeletak dibawah dan tertimpa material bangunan,” akunya, Rabu (18/12).
Dihubungi terpisah, Ketua PCNU Kota Sukabumi, KH Nawawi Sadili mengungkapkan, saat kejadian dirinya sedang menghadiri salah satu kegiatan.
Saksi tentang kegiatan pembangunan, dilakukan oleh pihak pemborong karena sumber anggaran pembangunan itu dari sumbangan yayasan.
“Saat kejadian, saya sedang menghadiri acara MUI Kota Sukabumi.
Saya langsung bergegas ke lokasi kejadian setelah mendapat kabar. Untuk pembangunan, itu dilakukan oleh pemborong yang di pilih oleh donatur. Besok (hari, red) kami akan takjiyah ke rumah duka para korban,” pungkasnya. (upi/t)






