“Saat ini kami masih mengumpulkan bukti-bukti agar lebih lengkap, untuk melaporkan mereka kepada polisi dan Komnas HAM RI,” pungkasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, wartawan dari Radar Sukabumi belum mendapatkan klarifikasi dari pihak perusahaan soal protesan warga tersebut.
“Maaf pak, saya tidak bisa memberikan izin untuk masuk ke area perusahaan. Sebelum ada izin dari atasan. Nanti akan saya sampaikan soal permohonan klarifikasi untuk berita ini kepada atasan saya,” singkat seorang security yang tengah berjaga di pintu masuk PT SCG. (cr13/t)





