Api berhasil dipadamkan, setelah satu jam lamanya warga dan petugas gabungan berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya. Dirinya juga mengaku, dalam proses pemadaman, mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) tidak bisa masuk ke lokasi bencana kebakaran. Karena terkendala akses jalan menuju lokasi bencana. “Jadi, setelah satu jam warga memadamkan api, tidak lama setelah itu turun hujan,” paparnya.
Berdasarkan hasil dari inventarisir petugas Kecamatan Cicantayan dilapangan, akibat bencana kebakaran ini korban mengalami kerugian materil ditaksir mencapai Rp50 juta.
“Untuk sementara waktu, sekarang itu Pak Entang sudah kita evakuasi ke rumah saudara terdekatnya. Jadi, Pak Entang itu tinggal seorang diri di rumah yang terbakar tersebut. Kita juga sedang menyusun laporan untuk dilaporkan kembali kepada pimpinan mengenai bencana alam ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ada bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban keluarga korban bencana kebakaran rumah tinggal tersebut,” pungkasnya. (den/d)






