BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Lokasi Terkini Proyek Silicon valley Budiman Sudjatmiko, Ditemukan Alat Kontrasepsi, Seperti Kota Mati

×

Lokasi Terkini Proyek Silicon valley Budiman Sudjatmiko, Ditemukan Alat Kontrasepsi, Seperti Kota Mati

Sebarkan artikel ini
Proyek Bukit Algoritma dengan konsep mirip Silicon Valley di Amerika Serikat sebagaimana yang dicita-citakan Budiman Sudjatmiko sampai saat ini masih jalan Ditempat
Proyek Bukit Algoritma dengan konsep mirip Silicon Valley di Amerika Serikat sebagaimana yang dicita-citakan Budiman Sudjatmiko sampai saat ini masih jalan Ditempat

SUKABUMI — Proyek Bukit Algoritma dengan konsep mirip Silicon Valley di Amerika Serikat sebagaimana yang dicita-citakan Budiman Sudjatmiko sampai saat ini masih jalan Ditempat, terbaru sosok Mantan Aktifis 1998 ini menyebutkan bahwa proyek belum berjalan akibat Proyek Tol Bocimi Seksi II Cigomobong-Cibadak masih belum berjalan.

Padahal secara korelasi proyek tidak langsung berhubungan. Kondisi terkini, proyek mangkrak yang dikenal oleh masyarakat setempat lokasi Shaloin ini terlihat menyeramkan.

Bank bjb Tandamata

Cerita-cerita mistik sering terdengar dari lokasi tersebut, bahkan tidak hanya mistik rumah-rumah yang dibangun tersebut keraf kali digunakan oknum masyarakat berpacaran hingga kegiatan yang tidak senonoh.

Ayus Up Rianto salah warga sekitar menyebutkan, proyek yang berdiri di Kampung pasir langkap Cicareuh Kecamatan Cibadak ini sejak awal tahun 2010 silam sudah dibangun rumah-rumah kecil. Namun, pada masa tersebut proyek tersebut dinamakan proyek shaolin. Hingga tak ayal warga sekitar menyebutkan bukit shaoilin. Namun sejalan waktu proyek yang tadinya dijadikan tempat wisata tersebut mangkrak.

“Ya kan dibangun rumah-rumah itu tahun 2010, sekarang sudah ditumbuhi rumput. Bahkan sebagian besar rumahnya atau vila juga sudah pada rusak. Kalau dibilang kota Mati ya mati. Bahkan banyak juga masyarakat menemukan Alat Kontrasepsi didalam rumah tersebut, “jelasnya.

Selain itu, sebagian warga juga pernah mendengar suara-suara yang aneh dan banyangan muncul dari rumah-rumah yang rusak tersebut. Bahkan, saking menyeramkan pernah beberapa konten creator datang untuk menguji nyali.

“Dulu Kampung Shaolin yang bernama asli Cikidang Plantation Estate adalah sebuah kawasan perkebunan terpadu yang di kembangkan oleh Bintangraya Group yang berdiri di lahan seluas -/+ 900 Ha terletak di Kecamatan Cikidang. Tapi, tidak laku makanya sekarang sepi. Nah, beberapa tahun lalu Budiman Sudjatmiko bercita-cita pada proyek ini. Namun, sejak peletakan batu pertama tidak kunjung berjalan, “jelasnya.

Memang secara lokasi, calon Bukit Algoritma ini sangat stategis, pasalnya berada ketinggian 500 – 800 meter diatas permukaan laut. Kawasan ini memiliki Keunggulan yang memadukan perkebunan, wisata dan property.

Dulu, dikonsep setiap kavling akan berdiri 1 (satu) bangunan villa yang di sebut ‘Rumah Kebun’ dengan fasilitas layaknya kawasan perumahan elite. Seperti Lapangan Golf & Club House, Hotel & Resort, Kolam Renang, Sekolah dan Wellness Center.

“Jadi tidak jadi Bukit Algoritma masyarakat sekitar sih biasa saja, karena sebelum proyek Bukit Algoritma pernah juga diwacanakan sebagai tempat latihan atlet-atlet PSSI namun tidak jadi juga. Sekarang ya seperti kota mati tanpa berpenghuni, “tegasnya. (hnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *