Kota Sukabumi Dihujani Cairan Disinfektan

  • Whatsapp
Kota Sukabumi disinfektan
PENYEMRPOTAN: Tiga Kendaraan milik Polres Sukabumi Kota, Damkar dan PMI Kota Sukabumi saat menyemprotkan cairan disinfektan.

Sebelumnya Pemerintah Kota Sukabumi meminta segala aktivitas terutama yang non esensial seperti mall, kesenian dan kebudayaan, tempat ibadah ditutup sampai 20 Juli 2021 mendatang.

Guna menyukseskan instruksi presiden tersebut, Forkominda akan menindak tegas bagi masyarakat, pelaku usaha dan lainnya jika melakukan pelanggaran aturan PPKM Darurat ini.

Bacaan Lainnya

Bagi yang tidak mematuhi ketentuan atau anjuran pemerintah, akan dikenakan sanksi pidana penjara atau denada sesuai dengan Perda Provinsi Jabar nomor 5 tahun 2021 dan peraturan Perundang-undangan lainnya.

“Intinya kami sudah siap menjalankan PPKM Darurat ini sesuai dengan arahan dari presiden, Instruksi Mendagri dan arahan gubernur,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Seperti diketahui, Kota Sukabumi masuk dalam penerapan PPKM Darurat level 4. Sehingga, penerapan PPKM Darurat ini segera disosialisasikan kepada warga agar berjalan efektif. “Kami sudah melakukan berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat,” akunya.

Dikatakan Fahmi, pemkot beserta Unsur Forkopimda (TNI/Polri) akan sangat serius mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam rangka menekan penyebaran kasus Covid-19 berupa pembatasan kegiatan masyarakat.

Meskipun sangat dimungkinkan dalam penerapannya, akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga. “Kami berharap, masyarakat jangan panik dan tetap tenang karena hal ini demi kesehatan dan kebaikan bersama serta membutuhkan kerja sama semua pihak,” pinta Fahmi. (bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *