BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Korban Arisan Bodong Datangi Bareskrim, 6.773 Warga Sukabumi Rugi Rp24 M

×

Korban Arisan Bodong Datangi Bareskrim, 6.773 Warga Sukabumi Rugi Rp24 M

Sebarkan artikel ini

Sebelumnya, diberitakan Radar Sukabumi, (21/8), korban arisan bermodus paket lebaran yang terjadi Kabupaten Cianjur ternyata memakan korban ribuan warga Sukabumi. Polres Sukabumi Kota mencatat ada sebanyak 6.773 orang dengan kerugian mencapai Rp24 miliar .

Kasat Reskrim Sukabumi Kota, AKP Cepi Hermawan mengatakan data tersebut hasil dari sejumlah posko pengaduan arisan bermodus paket lebaran di setiap Polsek dan juga di Polres Sukabumi Kota. Sampai saat ini tercatat ada sebanyak 6.773 orang.

Bank bjb Tandamata

“Ribuan warga itu terdata di bawah enam orang ketua arisan dan 35 orang reseller,” katanya.

Dikatakan Cepi bahwa ribuan warga kasus arisan bermodus paket lebaran itu, rata-rata korban merupakan warga yang berdomisili di wilayah Sukabumi Utara.

“Warga yang telah terdata itu didominasi oleh warga di Kecamatan, Sukalarang, Sukaraja dan sisanya merupakan masyarakat di wilayah Kota Sukabumi,” jelasnya.(antara/jpnn/bal)

Tentang Korban Arisan Bodong di Sukabumi

-Polres Sukabumi Kota mencatat, 6.773 warga Sukabumi menjadi korban.
-Kerugian di Sukabumi mencapai Rp24 miliar.
-Terdata di bawah enam orang Ketua Arisan dan 35 orang reseller.
-Polres Sukabumi Kota dirikan 16 posko pengaduan.
-Warga terdata berdomisili di Kecamatan Sukalarang, Sukaraja dan sisanya di wilayah Kota Sukabumi.
-Bos besar arisan bermodus paket lebaran, berinisial AN tinggal di Kabupaten Cianjur.
-Polres Sukabumi Kota sebatas pendataan korban, penanganan kasus oleh Polres Cianjur.
-Hingga saat ini polisi masih memburu Bos Arisan, HA.
-Polisi masih mengumpulkan barang bukti, sehingga belum bisa menetapkan HA sebagai tersangka.
-Korban mendatangi Bareskrim Polri guna memastikan laporan ke Mapolres Cianjur yang belum mendapat kepastian.