Kisah Penjual Kopi Tunadaksa Berjuang Mencari Rezeki

  • Whatsapp
Penjual Kopi Tuna Daksa
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat memberikan bantuan kepada Iyus Yusuf penjual kopi tunadaksa di Jalan Suryakencana, Kamis (2/9).

SUKABUMI – Pria paruh baya tidak pernah patah semangat mencari rezeki meskipun ditengah keterbatasan tak mempunyai satu kaki ( Tuna Daksa). Dia berjualan keliling menjual minuman kopi dengan sepeda motor berjenis ATV.

Iyus Yusuf pria warga Kelurahan Sriwidari yang saat ini sedang viral di media sosial, karena dengan keterbatasannya tidak memiliki satu kaki ternyata masih mampu untuk berjualan menghidupi keluarganya.

Bacaan Lainnya

Di pinggir jalan dengan berbekal alat bantu (tongkat) dan kendaraan sepeda motor berjenis ATV sedang melayani sejumlah warga yang memesan kopi di parkiran disebuah ruko yang berada Jalan Suryakencana, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi.

Namun tiba-tiba datang Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dengan menggunakan kendaraan mobil, turun dan langsung menyapa penjual kopi tuna daksa tersebut.

Wajah Iyus pun sontak kaget dengan kedatangan orang nomor satu di Kota Sukabumi, rasa khawatir pun terlihat dalam raut wajahnya.

Namun setelah Achmad Fahmi mengajak untuk duduk di pelataran ruko dan menyapa Iyus, terlihat raut muka Iyus senang. Karena ternyata orang yang menyapanya itu merupakan pemimpin di Kota Sukabumi.

Melihat kondisi tersebut Fahmi pun memberikan bantuan berupa alat bantu jalan atau tongkat dan sembako. Iyus pun terlihat senang dengan adanya bantuan atau perhatian dari Walikota Sukabumi terhadap dirinya.

“Saya sangat empati melihat pak Iyus ini, saya melihat dari media sosial, ada warga Kota Sukabumi yang tidak mendapatkan bantuan sosial, Makanya saya datang dan lihat secara langsung,” ungkapnya.

Ternyata, Iyus ini belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah baik dari kota, provinsi dan pusat. Karena belum masuk kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kita bersama teman-teman di Dinsos akan memasukan pak Iyus kedalam DTKS agar mendapatkan bantuan,’ ungkapnya.

Dikatakan Fahmi bantuan sementara yang diberikan ini semoga bisa memberikan manfaat dan menambah semangat untuk Iyus dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. Disisi lain Fahmi mengakui kehebatan dan kegigihan Iyus dalam mencari rezekinya.

“Meskipun dengan keterbatasan tapi dia masih bersemangat untuk berjualan mencari nafkah, ini pengingat bagi kita semua,” ungkap Fahmi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *