Selain itu yang terdampak lainya adalah WPB (Wisata Puncak Bersih Virus Tersisih) dengan Anggota 20 Orang. Ada juga Turangga Giri Sewa kuda tunggang, dengan anggota 70 Orang.
Termasuk Desa Wisata dan Pengelola Villa sebanyak 200 anggota. “Kita minta agar pemerintah menormalkan kembali kunjungan wisata ke wawasan Puncak. Kita siap untuk mengikuti Protokol Kesehatan,” pintanya.
Sementara itu untuk saat ini, bendera putih sudah diturunkan sementara oleh dirinya beserta masyarakay puncak lain. Iapun menegaskan, dirirnya bersama warga puncak yang bergantung hidup pada wisatawan tidak meminta bansos ataupun sembako.
BACA JUGA : Meski Level 3, Puncak Bogor Masih diperketat, Ini Titik penyekatannya
Melainkan dibukanya penyekatan oleh polres Bogor juga pemerintah Kabupaten Bogor. “Saya buka minta bansos, kita minta netralkan kembali kawasan wisata puncak. Biar wisatawan pada datang,” pintanya.
Iapun meminta agar pemerintah dan polres Bogor permudah mencari nafkah bagi warga puncak biaya istri dan anak. “Jadi bukan ke bansos,” tukasnya.






