“Titik rawan itu semuanya rawan, namun ada daerah dimana padat penduduk yang rawan terjadi kebakaran, misalnya wilayah Sukaraja, Cisaat, Cibadak, Cicurug dan lainya,” bebernya.
Untuk segi penangan eksekusi penyalamatan, Yayan mengatakan, saat ini masih terkendala dari minimnya personil, dimana idealnya setiap Pos Damkar dengan satu unit disiagakan 15 personil dengan di bagi 3 bagian.
“Saat ini setiap pos siaga damkar hanya disiagakan 8 personil dengan jam kerja 8 jam, dengan kondisi tersebut sangat keteteran tidak memimiliki personil siaga cadang,”jelasnya.
Yayan menghibau kepada masyrakat, untuk tidak membuang kuntung rokok sembarangan, dan memeriksa kondisi dalam rumah seperti stop kontak listrik, kompor saat rumah hendak ditinggalkan.
“Terjadinya kebakaran itu paktor manusia yang lalai terhadap kondisi keamanan rumah atau lingkungan sekitar, untuk itu kami menghimbau kepada masyrakat untuk bisa mengantisipasi bakal dampak terjadinya kebakaran, ” tandasnya.(cr1/d)





