Adapun, sambung Imran, kejadian bencana terjadi pada Desember 2022 yang jumlahnya mencapai 34 kali. Rinciannya, 17 tanah longsor, 8 cuaca ekstrem, 6 banjir, 1 angin topan dan 1 kebakaran pemukiman. “Sementara, pada Desember jumlah korban tercatat ada 43 jiwa, dan bangunan yang terdampak bencana ada sebanyak 56,” cetusnya.
Imran menghimbau, warga agar tetap waspada dengan potensi bencana yang dapat terjadi disetiap daerah khususnya saat musim hujan. “Kami minta warga yang tinggal berdekatan dengan tebing maupun bantaran sungai agar lebih waspada,” pungkasnya. (bam/d)






