BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Kendaraan Luar Daerah Yang Mau Masuk Ke Jampang Diputar Balik

SUKABUMI – Kesadaran masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid 19, belum maksimal.

Hal tersebut, terbukti masih banyaknya warga Sukabumi maupun warga dari luar daerah yang nekad melakukan aktivitas di saat pandemi Covid 19. Terlebih lagi, pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri, telah terjadi peningkatan volume kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kasi Trantibum Kecamatan Cikembar, Dading mengatakan, Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kecamatan Cikembar bekerjasama dengan Polsek Kecamatan Jampangtengah, untuk melakukan peningkatan pengawasan di ruas Jalan Raya Cikembar- Jampangtengah, tepatnya di Jembatan Padabeunghar yang menjadi pintu masuk ke wilayah objek wisata alam Pajampangan.

“Sedikitnya, 21 lebih kendaraan roda empat yang berasal dari daerah Kota Sukabumi dan Cianjur yang dipulangkan untuk berputar arah agar tidak melanjutkan perjalanannya dengan tujuan wisata ke daerah Pajampangan. Seperti ke Ciletuh,” jelas Dading kepada Radar Sukabumi, Senin (25/5).

Dari 21 kendaraan yang ditindak ini, ujar Dading, paling banyak kendaraan jenis preman dan bak terbuka dengan muatan penumpang lebih dari 50 persen.

“Untuk itu, saat mereka hendak memasuki pintu masuk daerah Jampangtengah. Tim Satgas terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) telah meminta puluhan kendaraan itu, untuk putar balik,” ujarnya.

Loading...

Selain kendaraan roda empat, Sambung Dading, tim gabungan juga melakukan tindakan kepada kendaraan roda dua yang tidak menggunakan masker. “Ada 50 lebih pengemudi kendaraan sepeda motor yang disuruh untuk putar arah. Iya, karena mereka tidak menggunakan masker dan mengikuti anjuran pemerintah,” paparnya.

Kapolsek Jampangtengah, AKP Usep Nurdin mengatakan, pihaknya sengaja telah mengintruksikan sejumlah anggotanya untuk melakukan pengawasan di lokasi perbatasan Kecamatan Cikembar dengan Kecamatan Jampangtengah ini, sebagai salah satu bentuk upaya preventif dalam mencegah penyebaran virus corona.

“Kami melarang warga dari luar daerah untuk memasuki ke wilayah Pajampangan dengan dalih apapun sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Seperti yang dilakukan di perbatasan Kecamatan Cikembar dengan Kecamatan Jampangtengah. Apalagi, H+1 lebaran ini, mereka kebanyakan selain ingin bersilaturahmi dengan keluarganya yang ada di daerah Jampang, juga banyak yang hendak tujuan berwisata,” katanya.

Untuk itu, semua kendaraan pribadi berpenumpang penuh yang berasal dari Kota Sukabumi maupun daerah Cianjur, telah ditindak tim gabungan, karena tujuannya berwisata dan bersilaturahmi ke sejumlah wilayah di Sukabumi Selatan.

” Puluhan kendaraan itu, telah pulangkan kembali karena imbauan pemerintah terkait social ditancing dan psycal distancing,” pungkasnya. (Den)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button