Hasan menjelaskan bahwa Bappeda menggunakan pendekatan berbasis data melalui sistem Siapdate untuk menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran. Sistem ini mengintegrasikan data kelompok rentan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem.
Fokus pembangunan semester II tahun 2025 diarahkan pada empat isu utama: ketahanan pangan, infrastruktur, kualitas air, dan pendidikan. Pemerintah juga akan memperkuat investasi di sektor jasa serta kerja sama regional di bidang perdagangan, pariwisata, pertanian, dan logistik. “Kami optimis dapat mewujudkan Sukabumi sebagai kota yang Inovatif, Mandiri, Agamis, dan Nasionalis,” pungkas Hasan.(bam/d)






