SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi terus menggenjot upaya menuju status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan. Komitmen ini mendapat apresiasi dari Tim Verifikasi Lapangan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Provinsi Jawa Barat yang melakukan penilaian di Balai Kota Sukabumi, Selasa (4/11).
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa akses terhadap sanitasi layak bukan sekadar target administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab moral pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Hingga September 2025, sebanyak 23.341 kepala keluarga telah memiliki akses ke sanitasi tertutup. Namun masih ada 7.158 kepala keluarga yang belum mendapatkan akses memadai. Sementara fasilitas sanitasi komunal baru mencapai 0,88 persen,” jelas Bobby.
Ia berharap hasil verifikasi dapat memperkuat langkah Pemkot dalam menutup kesenjangan akses sanitasi dan memastikan lingkungan yang sehat bagi seluruh warga.




