Lebih lanjut ia menjelaskan, TPT merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang terserap oleh lapangan usaha di pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja. Pengangguran terbuka terdiri dari mereka yang tak punya pekerjaan dan mencari pekerjaan.
“Termasuk mereka yang tak punya pekerjaan dan mempersiapkan usaha, mereka yang tak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan dan mereka yang tak punya pekerjaan tetapi belum memulai bekerja,” timpal Saman.
Namun, dari semua sektor tersebut telah diselamatkan oleh kelompok sektor pertanian yang didalamnya ada petani, perikanan, peternakan dan perkebunan. “Sektor pertanian sangat menyumbang PDRB, mulai dari hasil perkebunan, perikanan, peternakan dan pertanian,” imbuhnya.
Dirinya menilai, sektor pertanian tidak terlalu terimbas oleh pandemi Covid-19. Sektor pertanian sangat membantu pertumbuhan ekonomi selama pandemi Covid-19.
Pasalnya, disaat sektor lainnya terjun bebas, namun untuk sektor pertanian seperti perkebunan, perikanan, peternakan dan pertanian telah membantu untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi di masa merebaknya wabah virus corona.
“Pandemi ini, telah berdampak cukup serius pada semua sektor. Tetapi untuk sektor pertanian tidak terjun bebas,” pungkasnya. (den/t)






