Kebakaran di Sukalarang Sukabumi Hanguskan Rumah dan Mobil, Ini Penyebabnya

Kasus Kebakaran
DIPADAMKAN : Petugas gabungan saat berupaya memadamkan api yang membakar rumah keluarga Kakek Juja (60) dan Mak Enan (57) di Kampung Pasekon, RT 08/RW 02, Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang pada Senin (09/05) pagi.(foto : Ist)

SUKABUMI — Satu rumah Milik Kakek Juja (60) dan Mak Enan (57) di Kampung Pasekon, RT 08/RW 02, Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang Terbakar hebat, Senin pagi (09/05/2022). Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut, hanya saja rumah tersebut nyaris rata dengan tanah.

Sekretaris Kecamatan Sukalarang, Dading kepada Radar Sukabumi mengatakan, peristiwa kebakaran rumah tinggal yang terjadi sekira pukul 08.30 WIB ini, pemilik rumah mengalami kerugian materil ditaksir mencapai Rp300 juta.

Bacaan Lainnya

“Iya, api selain menghanguskan bangunan rumah beserta isinya juga telah membakar satu unit mobil Suzuki Ertiga,” kata Dading kepada Radar Sukabumi pada Senin (09/05).

Setelah mengetahui kejadian tersebut, ujar Dading, sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sukalarang langsung bergegas ke lokasi kejadian bersama petugas gabungan dari Polri, TNI, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Sukalarang dan lainnya.

“Berdasarkan laporan dari petugas kami yang kelapangan, penyebab kebakaran rumah tinggal milik keluarga Kakek Juja dan Mak Enan itu, diduga berasal dari korsleting arus listrik,” paparnya.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 09.00 WIB, setelah satu unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Damkar Sukaraja diterjunkan ke lokasi kejadian. Sewaktu petugas gabungan tiba di lokasi kejadian, kondisi api sudah besar. Api sulit dipadamkan selain bangunan rumah terbuat dari material yang mudah terbakar, juga kondisi angin tengah bertiup kencang.

“Akibat bencana kebakaran itu, sekarang keluarga korban harus rela tinggal sementara waktu di rumah saudara terdekatnya,” pungkasnya. (Den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.