Dalam mediasi itu juga, terduga pelaku memperagakan insiden ‘penyetrikaan’ itu. Dari keterangan tersebut diketahui, bahwa insiden itu terjadi tanpa adanya unsur sengajaan.
“Dari hasil keterangan dan kronologis kejadiannya, itu bukan unsur kesengajaan. Jadi, terduga pelaku ini tanpa sengaja alat setrika kena bokong SS,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Manager HRD PT Dosan Bojongkokosan, Zhakari Danil mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab penuh terhadap karyawannya yang tengah bekerja, khususnya dalam kasus ini.
“Tentu saja, kami tanggung jawab. IJ dan SS ini merupakan karyawan kami, makanya kami langsung sikapi persoalan ini. Tadi berdasarkan informasi yang kami terima, kejadian ini terjadi pada Senin lalu dan kami sikapi dengan serius dalam penyelesaiannya,” pungkasnya singkat. (ren)





