Kantor KSP Sejahtera Bersama Sukabumi Digembok Paksa Nasabah

Kantor KSP Sejahtera Bersama Sukabumi

SUKABUMI – Sejumlah nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama Cabang Sukabumi menggembok dan merantai paksa kantor KSP Sejahtera Bersama yang berada di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Kamis (17/11/2022) pagi.

Salah satu korban, Costantinus Hatuleli mengatakan, penggebokan paksa kantor KSP Sejahtera Bersama sesuai dengan kesepakatan bersama pada aksi damai yang dilakukan minggu lalu tepatnya pada, Kamis (10/11/2022).

Bacaan Lainnya

“Minggu lalu kan kita sudah datang dan tetap intinya kita menagih uang kita yang sampai saat ini belum dikembalikan, tapi belum ada keputusan dan akhirnya dari Sukabumi akan mencoba untuk mediasi kami dengan pihak pusat yang ada di Bogor, dan kalau tidak ada kesepakatan maka kita akan tutup paksa kantor yang ada di Sukabumi dan sekarang kita tagih ternyata sama saja seperti kemarin makanya kita gembok saja, ” ucapnya.

Namun, Costantinus pun mengaku kecewa lantaran sebelum hari kesepakatan dimulai pihak KSP Sejahtera Bersama justru sudah melayangkan surat keputusan dimana isi dari surat tersebut akan menutup sementara pelayanan dan operasional  KSP Sejahtera Bersama Cabang Sukabumi hingga waktu yang tidak ditentukan.

Kantor KSP Sejahtera Bersama Sukabumi“Surat tersebut datang pada Rabu malam kemarin, kita datang kantor sudah di tutup dan kosong, ya sudah kita juga gembok lagi saja kantor mereka dengan gembok yang kita bawa. Sangat disayangkan sekali, ketika kita minta kejelasan mereka malah kabur” ucapnya.

Ia pun berharap masalah ini mendapat perhatian lebih dari Presiden Jokowi, Menteri Koprasi dan juga Kapolri.

Sementara nasib pilu juga dialami oleh salah satu korban lainnya, Hidayat yang mengaku kecewa lantaran tidak ada kejelasan soal pengembalian uang milik kakak iparnya tersebut.

“Kebetulan kalau saya mewakili kakak ipar saya hadir ke KSP SB ini untuk minta kejelasan tetapi ternyata tidak ada orang, ” keluhnya.

Hidayat mengaku saat ini sangat membutuhkan uang untuk membayar rumah sakit kakak iparnya yang mengalami sakit jantung. Ia mengaku Kakak iparnya tersebut menyimpan uang Rp300 juta di KSP SB Cabang Sukabumi, uang tersebut merupakan uang pensiunan yang ia simpan untuk investasi di koperasi sejak Januari 2020. Namun kakak iparnya tersebut hanya menerima satu kali pembayaran di 2021.

“Baru bayar 1 kali, udah itu gak ada lagi katanya gara-gara Covid 19 jadi tidak bisa diambil uangnya sampai sekarang kakak saya belum menerima uang pengembalian dari KSP ini sekarang kita sedang membutuhkan sekali untuk biaya perawatan kakak saya di rumah sakit, karena kakak saya sendiri tidak memiliki penghasilan lain setelah pensiun dan uang pensiunannya semua di KSP jadi kita bingung juga, ” imbuhnya.

Ia pun meminta agar KSP Sejahtera Bersama minta segera ada kejelasan pengembalian uang nasabah. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *