BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Jelang Idul Adha, Pasien Positif di Kabupaten Sukabumi Bertambah Tiga

SUKABUMI – Menjelang hari raya Idul Adha, wabah virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Sukabumi terus meluas, Rabu (29/7), selain terjadi penambahan dua pasien pada kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), juga terdapat lonjakan kasus pada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak tiga orang.

Berdasarkan rilis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, jumlah kasus pasien positif Covid 19 dari awal hingga saat ini terdapat 74 orang.

Dimana pada hari sebelumnya, hanya berjumlah 71 orang. Dari puluhan pasien ini, 63 orang dinyatakan sembuh dan 11 pasein lainnya aktif dan kini masih dalam penanganan tim medis baik di rumah sakit rujukan Covid-19, maupun Puskesmas setempat.

“Hari ini (kemarin. red) ada tiga warga Kabupaten Sukabumi yang terkonfirmasi positif berdasarkan pemeriksaan sample swab. Data pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, berasal dari data pusat,” kata Staf anggota Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi (Pusikokami), Neng kepada Radar Sukabumi, Rabu (29/7).

Ketiga pasien yang dinyatakan postif Covid-19 ini, merupakan warga Kecamatan Cicurug berjenis kelamin perempuan berusia 39 tahun dan dua pasien lainnya merupakan warga asal Kecamatan Ciambar berjenis kelamin perempuan dengan usia 34 tahun dan satu pasien lagi berjenis kelamin laki-laki dengan usia 56 tahun.

“Satu warga Kecamatan Cicurug yang dinyatakan positif Covid-19 itu, merupakan new comer atau kasus baru yang telah terpapar Covid-19 karena ia telah melakukan kontak erat dengan pasien positif yang berasal dari luar Sukabumi,” paparnya.

Sementara dua pasien positif lainnya, merupakan pasangan suami istri dan mereka kini tengah dirawat untuk mendapatkan tindakan medis di Rumah Sakit UI Jakarta.

“Jadi pasangan suami istri yang terpapar Covid-19 itu, awalnya berada di Sukabumi. Terus mereka menerima tamu dari Jakarta. Setelah itu, pasangan suami istri ini merasakan ada gejala Covid-19.

Mereka lalu ambil sample swab mandiri di Jakarta dan ternyata hasilnya mereka positif Covid-19. Setelah mengetahui hal tersebut, mereka langsung melakukan perawatan di sana,” paparnya.

Meski pada jumlah kasus Covid-19 telah mengalami penambahan kasus, namun untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dinilai masih landai.

Lantaran, saat ini jumlah kasusnya tidak mengalami peningkatan maupun penurunan kasus. Yakni, jumlah total ODP dari awal hingga saat ini terdapat 4483 orang. Namun yang selesai pemantauan terdapat 4474 orang. Sementara yang masih dalam pemantauan terdapat 5 orang.

Sementara pada kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), kali telah mengalami penambahan dua pasien. Dimana jumlah PDP dari awal hingga saat ini, terdapat 260 orang.

Sedangkan pada hari sebelumnya hanya berjumlah 258 orang. Namun 233 orang selesai pengawasan dan 3 orang masih dalam pengawasan serta 24 warga yang statusnya PDP meninggal dunia.

“Untuk kasus ODP sekarang memang tidak mengalami penambahan. Hanya saja, untuk kasus positif telah bertambah tiga orang. Sedangkan untuk kasus PDP telah bertambah dua orang. Mereka merupakan warga Kecamatan Cisaat dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan,” pungkasnya. (den/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button