Ditemui terpisah, Ade Hendra, salah satu staf Seksi Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kota Sukabumi. Dirinya mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat edaran ataupun himbauan terkait penghentian pemberangkatan umrah dari Kementrian Agama.
“Sampai saat ini belum ada keterangan secara resmi atau surat langsung dari Kementrian Agama, tetapi saya secara pribadi sudah mengetahui informasi kebijakan dari otoritas Arab Saudi itu di media sosial, kami akan sampaikan kembali jika ada surat ataupun instruksi resmi dari kementrian,” terangnya.
Ade juga menyebutkan, calon jamaah umrah asal Kota Sukabumi yang memohon surat rekomendasi pada bulan ini memang agak sepi dari bulan-bulan biasanya.
Hingga saat ini, terdapat 30 calon jamaah yang baru memohon surat rekomendasi kepadanya.
“Jadi begini, kalau untuk jamaah umrah ini kami hanya memberikan rekomendasi kepada calon jamaah yang berusia di atas 12 tahun dan di bawah 50 tahun dan bukan PNS Polri, TNI. Rata-rata, dalam setiap tahun rekomendasi yang keluarkan bisa mencapi 500,” tutupnya.
Sementara itu, Sri Sumarni, salah satu calon jamaah umrah asal Sukabumi yang bakal diberangkatkan oleh PT Ambassador Tour menambahkan, pihak travel selalu meng-update segala informasi terkini kepada para jamaah, termasuk kebijakan penangguhan sementara izin visa tujuan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi yang dikeluarkan oleh pihak Pemerintah Arab Saudi terkait virus corona.
“Hingga saat ini untuk kepastian pemberangkatan masih seperti jadwal semula yakni pada Minggu 1 Maret 2020.
” Visa kami sudah selesai sejak jauh hari. Hanya saja baru besok pagi tepatnya Jumat (28/2) seluruh jamaah yang berangkat pada tanggal tersebut diundang pihak travel untuk berkumpul di kantornya, surat undangannya sudah kami terima,” tambahnya.






