“Dulu itu tidak sebesar itu, kecil tapi lama kelamaan melebar bahkan sekarang sudah ke jalan raya. Sudah lama kondisinya seperti itu, bahkan berbulan-bulan, tentunya kondisinya sangat membuat saya khawatir, karena sering saya lewati, baik berangkat maupun pulang kerja,” ungkapnya.
Dirinya menilai seolah-olah pemerintah tutup mata, padahal itu merupakan akses objek pariwisata. “Ini kan jalan vital bagi objek wisata, belum lagi jika sewaktu-waktu amblas menggerus jalan bisa membahayakan. Kami ingin segera diperbaiki sebelum memakan korban,” tandasnya.(cr1/d)






