Jalan Merbabu Kota Sukabumi Baru Dua Bulan diperbaiki, Rusak Lagi

Jalan Merbabu Kota Sukabumi
JALANRUSAK: Kondisi Jalan Merbabu di Kelurahan Karangtengah, Kota Sukabumi rusak kembali, Kamis (19/1).

KOTA SUKABUMI – Warga Kampung Cipelang Gede, RT 02/12 Kelurahan Karangtengah, mengeluh soal jalan rusak, di sekitar Ruas Jalan Merbabu, yang dinilai proses pengerjaannya asal-asalan dan tidak sesuai aturan.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, perbaikan jalan dilakukan pada bulan November 2022, dan baru dua bulan di perbaiki, jalan tersebut sudah mulai rusak kembali.

Bacaan Lainnya

Ketua RW 12, Kampung Cipelang Gede, Dicky Permana mengatakan, dalam pengerjaan yang dilakukan oleh salah satu CV, itu sangat mengecewakan sekali, karena baru saja dua bulan, jalan sudah rusak parah.

“Tentunya berarti hasil pengerjaannya jelek, dan saya melihat kualitas aspalnya tidak sesuai spek, kemudian perlu ditanyakan kepada si pemboronng, apakah ketebalan dalam pengaspalannya sesuai dengan RAB. Apalagi pengerjaan dilakukan hanya dengan dua hari, dan terlihat asal-asalan,” ujar Dicky kepada Radar Sukabumi, Kamis (19/1).

Dicky menjelaskan, pada saat proses awal pengerjaan pun, tidak ada plang papan proyek, dan juga tidak ada pemberitahuan kepada RT/RW setempat.

“Iya, seharusnya kalo secara mekanisme, harus ada plang sebagai informasi terhadap masyarakat, bahwa sedang ada pengerjaan, dan ketika ditanyakan pada instansi terkait, tidak meberikan jawaban sama sekali, kan jadi aneh,” jelasnya.

Masih menurut Dicky, Jalan Merbabu ini statusnya jalan Pemerintah Kota, kondisi jalan saat ini, sudah rusak pada berlubang, dan CV terkait harus bertanggung jawab.

“Kami atas nama masyarakat, meminta pada Dinas Pekerjaan dan Tata Ruang (DPUTR), untuk secepatnya memanggil CV yang melakukan perbaikan jalan tersebut,” ungkapnya.

Lanjut Diciky, seharusnya kalau secara mekanisme, selama 180 hari setelah pengerjaan, ini masih tanggung jawab CV dalam melakukan pemeliharaan.

“Iya, saya berharap pada pemerintah, khususnya terhadap CV terkait, untuk segera memperbaiki jalan tersebeut, karena sangat membahayakan pengendara. Dan di tahun 2022 akibat jalan berlubang disitu, pernah memakan korban hingga meninggal,” pungkasnya. (Cr4).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *