SUKABUMI — Tiga Pelaku pembacokan terhadap kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) pada Kamis (25/1/2024) ditangkap polisi di lokasi pelariannya.
Berdasarkan informasi, identitas ketiga pelaku tersebut dua merupakan mahasiswa dan satu buruh harian lepas. Dua mahasiswa berinisial DD (22), BMG (21) dan Buruh RMF (23).
Jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota mengamankan para di beberapa wilayah berbeda. Pelaku DD (22) dan BMG (21) diringkus pada Minggu 4 Februari 2024 di Jalan Cibungur Indah RT3/14, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang.
Setelah mengamankan dua pelaku tersebut, polisi kembali meringkus pelaku lainnya yakni, RMF (23) di Kampung Jarakosta Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
“Para pelaku melarikan diri setelah mengetahui bahwa perbuatan pelaku viral di sosial media,” ungkap Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo kepada Radar Sukabumi, Rabu (7/2).
Diketahui sebelumnya, kedua korban, yakni AAM (24) dan RZ (24), mengalami luka bacok di bagian kepala belakang dan leher. Adapun, motif pembacokan itu hanyalah kesalahpahaman. Mulanya ketiga tersangka menanyakan lokasi permainan biliar kepada kedua korban.
“Ya, terjadi ketersinggungan antara pelaku dan korban sehingga pelaku saat itu melakukan tindakan penganiayaan kepada korban, dengan peran masing-masing pelaku DD melakukan pembacokan ke arah kepala dan tangan korban kemudian BMG melakukan dengan tangan kosong, pelaku RMF melakukan penusukan dengan menggunakan badik ke arah korban,” bebernya.
Menurutnya, antara pelaku dan korban tidak saling mengenal meskipun sama-sama mahasiswa. Selain itu, sejauh ini belum ditemukan indikasi pelaku terafiliasi dengan geng motor.






