SUKABUMI — Penumpang Kereta Api (KA) Lokal Siliwangi jurusan Sukabumi-Cianjur-Cipatat mengeluh, pasalnya banyak penumpang yang harus duduk dikursi tidak kebagian tempat duduk.
Padahal penumpang yang harusnya duduk dengan sesuai tiketnya malah tidak kebagian kursi akibat sudah ditempati orang.
Hal tersebut dikatakan oleh salah seorang penumpang Veni (25) yang mengatakan bahwa dirinya memiliki tiket untuk duduk namun tidak bisa karena tempatnya sudah ada yang menempati.
“Ia betul, bahkan banyak penumpang yang tidak punya tiket duduk tapi maksa pengen duduk. Alhasil banyak yang punya tiket duduk tidak bisa dapat haknya, “jelas Veni.
Selain itu, banyak juga penumpang yang tidak mau duduk sesuai dengan tiketnya. Padahal, seharusnya supaya tertib para penumpang harusnya duduk sesuai dengan nomor tiket.
Atas kejadian tersebut dirinya memohon kepada pihak KAI untuk bisa melakukan pengawasan dan pemeriksaan tiket lebih ketat lagi.
“Kadang mau tegas kita kepada penumpang lain, ujung-ujungnya masalah. Kemarin saya laporkan ke kondektur tapi tidak direspon dan tidak ada tindakan, “cetusnya.
“Ya saya termasuk sering naik kereta ini, perasaan dulu tuh petugas keamannya suka mengingatkan dan cek nomor tiket penumpang, jadi yang gak sesuai pasti disuruh pindah. Tapi sekarang sudah tidak pernah lagi,”tambahnya
Dirinya juga menceritakan bahwa selain itu Sumber Daya Manusia (SDM) yang naik KA Siliwangi ini terlalu egois dan tidak mau mamatuhi aturan. Selain itu, petugas kereta kurang tegas dan sering kalah sama penumpang.
Menanggapi hal tersebut, Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanapi menyangkan hal tersebut terjadi, menurutnya hal tersebut harusnya tidak terjadi.
“Untuk KA Perintis Cipatat – Sukabumi Kapasitas Penumpang 150%, kondisi saat ini (libur Nataru) Antusias Penumpang Menggunakan KA Perintis Sangat Tinggi, “terangnya.
Atas kejadian tersebut, KAI Daop 2 Bandung menyampaikan Permohonan Maaf atas ketidaknyamanan Penumpang yang menggunakan KA Perintis relasi Sukabumi-Cipatat.
“Atas kejadian tersebut kami akan berkoordinasi dengan Petugas Frontliner KA Perintis (Kondektur dan Polsuska) untuk membantu mengatur Penumpang Ka Perintis, “tukasnya. (hnd)






