Sejauh ini, lanjut Okih, perairan Palabuhanratu tidak terdampak angin kencang dan gelombang pasang air laut seperti di Ujunggenteng. Kendati demikian, pihaknya bakal terus melakukan monitoring untuk antisipasi.
“Pantauan dilapangan, dampak gelombang pasang ini hanya terjadi di Pantai Ujunggenteng. Untuk pantai lainnya, masih cukup relatif aman,” ucapnya.
Adapun persoalan kerusakan perahu nelayan, bakal ditangani oleh Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi.
“Informasi dari petugas disekitar lokasi kejadian, kerusakan perahu diurus oleh HNSI,” tambah Okih. (cr15/t)





