BERITA UTAMA

Belum Diresmikan, Proyek Rp 15,6 Miliar Gadobangkong Hancur Diterjang Gelombang Pasang 

×

Belum Diresmikan, Proyek Rp 15,6 Miliar Gadobangkong Hancur Diterjang Gelombang Pasang 

Sebarkan artikel ini
RUSAK : Kondisi kerusakan pada salah satu fasilitas yang ada di taman alun alun Gadobangkong. (FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)
RUSAK : Kondisi kerusakan pada salah satu fasilitas yang ada di taman alun alun Gadobangkong. (FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)

SUKABUMI — Sungguh disayangkan kebaradaan proyek alun-alun Gadobangkong hancur diterjang gelombang tinggi pasang air laut, padahal proyek senilai Rp15,6 Milyar tersebut harusnya sudah diresmikan tahun lalu. Namun, belum saja diresmikan kondisi alun-alun Gadobangkong yang menggukan anggaran Provinsi ini sudah hancur.

Berdasarkan pantauan, sejumlah fasilitas Alun-Alun Gadobangkong yang berlokasi di jalan Kidangkencana, Kelaurahan/ Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi rusak.

Bank bjb Tandamata

Dan hingga kini, sejak peristiwa gelombang tinggi pasang air laut yang menerjang dalam dua pekan sebelumnya, kondisi kerusakan pada tembok penahan tahan, lantai rusak dan belum mendapat perbaikan.

Hal ini tentu disayangkan sejumlah warga yang tengah berkunjung, dimana menurut sejumlah orang lun-Alun Gadobangkong, saat ini dan kedepan berpotensi merupakan salah satu destinasi wisata akan menjadi kebanggaan warga Palabuhanratu.

Diungkapkan Ferdiansyah, nama alun-alun yang memiliki nilai historis sejarah ini yang dari Gadobangkong atau jembatan tua yang menjorok ke laut bekas peninggalan jaman belanda tersebut memang sangat menarik meski belum secara utuh selesai atau masih dalam tahap pembangunan.

“Belum mah selesai, minggu kemarin diterjang gelombang tinggi pasang air laut, sejumlah fasilitas di mengalami kerusakan, hingga kini belum ada tindakan yang dilakukan oleh pihak terkait untuk memperbaikinya,” ujar Ferdiansyah.